Thursday, January 26, 2012

Tentang memancing kakap putih/barramundi

| Thursday, January 26, 2012 | 1 komentar

Rekans, karena belum ada thread nya dan lumayan banyak penggemar ikan satu ini, maka saya coba untuk membuatnya.
Kakap Putih, atau disebut juga Barramundi, di daerah Jateng terutama di Semarang dikenal juga dengan nama lain : Dibawah 1 kg disebut PELIK, antara 1-2 kg disebut CEPLEK, diatas itu disebut KAKAP. Tapi sering pemancing hanya menyebut CEPLEK untuk semua ukuran.
Ikan satu ini bentuknya sangat gagah, dan kekuatan tarikannya pun sangat hebat.
Habitat ikan ini kalau di laut, menyukai air dengan kedalaman 2-8 meter, berbatu2/karang, atau terowongan2 beton/bambu, atau disekitaran akar2 bakau yang tepat di tepi laut.
Kedalaman 10m masih bisa asal ada rumpon besar, seperti kapal karam, dsb.
Muara sungai dan sungai yang berdekatan dengan laut juga disukai, terutama oleh ikan2 babon. Karena sepertinya mereka kimpoi dan bertelur di sungai yang bermuara langsung ke laut.
Ikan ini dikenal sebagai ikan yang susah dipancing, karena kesensitifannya, dan ke hati2 annya. Makanya penjahat besar sering dinamakan kelas Kakap, karena susah ditangkap. Penjahat kecil dinamakan kelas Teri karena tinggal serok, dapatnya banyak...hehehe...

Selama pengalaman saya mancing Kakap, saya ada menemukan 2 jenis, yang hanya berbeda pada matanya. Yang pertama, bermata coklat bening tanpa pupil, yang kalau kena sinar bisa menyala, ini biasanya aktifitasnya malam hari. Yang kedua, Kakap dengan mata berpupil seperti umumnya ikan lain.

Waktu makan Kakap biasanya dimulai jam 4/5 sore, dimana angin lautan mulai meredup. Kemudian angin berubah Darat sebentar, kemudian Timur. Selama angin tidak terlalu kencang, Kakap masih mau makan. Sekitar jam 11/12 malam, saat angin berubah Tenggara, Kakap berhenti makan, sampai Timuran muncul lagi sekitar jam 3/4 pagi, sampai jam 8. Kalau angin masih bagus, kadang Kakap masih ada yang mau makan.

Kondisi air juga mempengaruhi. Saat air pasang naik, Kakap senang makan. Saat air full, dia mulai kurang bergairah. Saat air turun dan max pada titik bawah, Kakap makan lagi. Pada kondisi air ngelambar ( ada lapisan lumut/plankton tipis di permukaan ), Kakap jarang yang mau makan. Ini dikarenakan, kenur yang bergerak akan menimbulkan simacam sinar di permukaan, yang membuat Kakap menjauh.

Umpan yang digunakan, pada umumnya Udang Putih. Udang Putih, selain lebih kuat berenang dibanding Udang Tenger, juga matanya menyala waktu malam, di dalam air. Ada juga yang menggunakan ikan Belanak, tapi ini harus full kontrol, karena ikan ini suka masuk2 ke sela2 batu/rumpon kalo dipasang pancing. Belanak dipakai saat ada bulan, dan ikan Kakap makan di permukaan. Kadang dipakai juga ikan Betik/Betok atau Mujahir Tambak. Umpan Betok dipakai untuk memancing Kakap Pomah ( Rumahan ). Kakap pomah ini biasanya besar, karena dia bertempat tinggal tetap disuatu tempat/punya teritori sendiri.

Cara memancing Kakap, secara tradisionil dengan menggunakan umpan udang putih. Peralatan biasanya joran sekitar 7', bisa yang carbon atau bambu sambung fiber pucuknya. Yang jelas, harus Fast Action. Kenur mono standard 25lb. Mata kail, kalau Mustad Saltwater pake yang nomer 1 atau 2.
Ikat mata kail dengan cara pelintiran sekitar 15-20cm. Tusukkan mata kail pada sisi ruas ekor, sampai tembus ke samping. Tidak perlu diberi pemberat, kecuali mancingnya dirumpon, atau kondisi arus agak deras, baru boleh diberi timah lipat sedikit saja.
Kalau mancingnya pakai reel, maka pagar reel harus selalu dibuka. Ini karena kenur harus terus terulur bebas mengikuti udang yang berenang. Atur kenur keluar dengan menggunakan jari. Akan lebih mudah jika menggunakan kelosan. Berhati2 lah dalam menekan kenur yang keluar ini, tidak boleh terlalu kencang. Halus saja. Karena, saat udang disambar Kakap, kenur ini akan terulur cepat. Kakap saat menyambar udang, langsung dibawa lari, tapi udang itu masih dijepit di bibir, dengan posisi kepala di dalam mulut. Kalau saat sambaran pertama ini kenur sedikit tersendat oleh jari, udang ini akan langsung dilepaskan oleh Kakap itu, dan kalau ini terjadi, gantilah udang umpan tersebut. Saat Kakap pertama menyambar udang, pedang udang itu akan dipatahkan. Menurut pengalaman, Kakap tidak tertarik lagi menyambar udang dengan pedang yang patah.
Jadi, ulurlah saat sambaran pertama dari Kakap. Sebentar kemudian, uluran akan berhenti. Kakap berhenti, untuk memasukkan seluruh udang kedalam mulutnya/mengunyah. Saat ini, kita dengan sangat pelan2, menggulung kenur, biar tidak terlalu kendur. Setelah udang masuk mulut, Kakap akan berjalan lagi. Saat inilah yang tepat buat gentak joran.
Kadang ada Kakap yang menyambar terus lari tanpa henti. Tunggu, kalau dalam waktu sekitar 5-8 detik ikan tidak berhenti, bisa langsung gentak. Waspadai juga kebanyakan cara makan Kakap besar. Dia akan menyedot dengan keras, tapi hanya berenang pendek. Kemudian dia jalan lagi tapi pelan2. Siap2 fight lama. Kadang juga ada yang makan dengan sedotan besar, tapi setelah itu mogok gak jalan2, itu Kerapu besar.
Usahakan dalam fight ( selain di rumpon ), joran tetap tegak.

Memancing dengan menggunakan minnow. Pilihlah minnow jenis deep diver, yang berbody slim. Biasanya, minnow untuk Kakap ini bentuknya sedikit melengkung kebawah, seperti udang.

Sementara cukup dulu info saya, ntar kalau ada tambahan, saya edit.
Ini ada beberapa foto Ikan Berwibawa ini...hehehe..

























contoh rule nya .. >>



MEMANCING BARRA di TAMBAK
Selain mancing Barra di laut, saya juga sering mancing di Sungai atau tambak. Mancing di Sungai, hampir sama dengan mancing di laut, dalam hal ini sungai yang lumayan lebat dan tidak ada halangan berupa trucuk bambu atau pohon bakau.
Saat mancing di tambak, yang perlu diperhatikan adalah waktu pasang naik. Barra akan senang berada di sekitaran pintu air saat air masuk. Beberapa tambak diberi ranting2 oleh empunya supaya orang gak bisa memancing. Biasanya ini terjadi di tambak Bandeng.
Dalam situasi seperti ini, teknik nutul dan trek lah yang saya pakai. Entah kalo di tempat lain istilahnya apa. 
Joran saya pakai yang kuat, dan kalaupun pakai reel saya pasang drag max. Kenur harus besar/kuat. Saya pakai leader wire strand 7x7x47 kecil, dengan mata kail 2, posisi pendek - panjang. Mata kail pendek dapat di ruas ekor Udang, sedangkan yang panjang saya biarkan bebas, seperti pasang umpan buat ngoncer Tengiri.
Udang saya mainkan naik turun tepat di depan pintu air. Sama seperti biasa, kalo udang mulai menyentak2, waspada.
Saat ikan makan, kita langsung gentak, dan tanpa hajar ulur, kita sedapat mungkin harus angkat. Kalo pake ulur, pasti belibet di ranting2.
Saya pernah dapat gagalan* 4kg - 6 kg di pintu air. Sekali joran patah karena gak mampu menahan polahnya ikan.
Pada saat air turun, Barra akan berada di posisi berlawanan dari pintu air. 

* Gagalan - Pada saat Bandeng dipanen, sebagian hanya menggunakan jaring. Banyak Kakap yang bisa meloloskan diri dari jaring tersebut, dan berkembang jadi besar. Sering juga Kakap yang besar merusakkan jaring. Inilah yang disebut Gagalan.

Semoga berguna buat semua...hehehe

1 komentar:

Anonymous said...

thank's infonya Gan....

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com